Sabtu, 04 Desember 2010

Takdir Kita :: 1

TAKDIR KITA
   hah ? di jodohin ?? ==pekik Cakka dan Oik berbarengan dan saling menatap.
Iya,sayang..dan itu udah keputusan kami ber-empat ==jelas bunda pada Cakka
Tapi mah,Oik kan udah punya Dayat mah..pah ??==bela Oik mengemis pada mamah papanya..menatap keduanya bergantian.
Cakka juga udah punya Acha bun,,yah ?? ==Cakka ikut-ikutan mengemis pada Ayah dan bundanya.
Keputusan kita gak bisa diganggu-gugat==tegas ayah Cakka pada Cakka dan Oik.
Huh,,mamah papah Jahat..==ucap Oik yang sudah pasrah.
Terserah ..==jawab Cakka yang juga ikut-ikutan pasrah.
OK..mulai besok berarti kalian tinggal di rumah baru kalian == ucap pak.Joe .papanya Oik.
Rumah baru ?? ==pekik keduanya (cakka & oik) berbarengan *lagi
Iya sayang..kalian akan tinggal dirumah baru kalian agar kalian bisa mengakrabkan diri==jelas bu Uci.mamanya Oik.
Mama jahat.kalo Oik sampe diapa-apain sama dia tuh..! gimana coba ?==rengek Oik menunjuk Cakka
Eh,,kampret..enak aja lu..emang gue cowok apaan mau ngapa-ngapain lu ??==bela Cakka yang tak terima dengan perkataan Oik barusan.
Eh,sompret.dari tampang aja udah keliatan kalo lu tuh cowok mesum ==Oik kekeh gak mau kalah.
Sudah-sudah,,Oik..Cakka..kami percaya sama kalian.kalo kalian tidak akan berbuat yang aneh-aneh==lerai bunda Cakka pada keduanya.
Tau tuh,,dasar kampret == ledek Cakka pada Oik.
Eh,,diem ya lu,,sompret lu==bela Oik yang lagi-lagi tak mau kalah.
Kita akan kasih semua fasilitas sama kalian kecuali pembantu.==tambah bu.Uci
Mudah-mudahan kalian bisa belajar mandiri dengan cara kami yang seoerti ini==tambah ayah Cakka.

   Keluarga Nuraga dan keluarga Ramadlani adalah dua keluarga yang dari dulu sudah bersahabat.tepatnya,dulu,bunda Cakka dan mama Oik sahabatan.begitu juga dengan ayah Cakka dan papanya Oik.Setelah keduanya menikah,ketika sedang mengandung,keduanya ber-nazar.kalo sampe anak mereka berpasangan atau dengan kata lain yang satu perempuan dan yang satu laki-laki,mereka akan dijodohkan.Dan terjadilah perjodohan antara Cakka Kawekas Nuraga dan Oik cahya Ramadlani.Mereka akan dinikahkan jika usia mereka sudah cukup,dan jika mereka sudah saling menyayangi.
   Karena berhubung keduanya masih duduk dibangku SMA,kedua keluarga tersebut memutuskan untuk menyatukan Cakka dan Oik dalam satu atap terlebih dahulu.yang bertujuan untuk mengenalkan kepribadian masing-masing dan supaya benih-benih cinta tumbuh diantara mereka yang seiring waktu pasti akan tumbuh dengan kebersamaan.

-------------------------------à House of Caikß----------------------------------
Buseeeet..rumahnya segede gini yang tinggal Cuma dua ekor==celoteh Cakka yang melihat rumah yang akan ditempatinya bersama Oik sangat amat besar.2x lebih besar dari rumahnya sendiri.
Rumah segede gini siapa yang sanggup bersih-bersihnya ?? kalo nggak pembantu ?==bingung Oik mengingat pesan orang tuanya yang tidak akan memberikan fasilitas pembantu.
Ya..elu lah kampret..==jawab Cakka seenak jidat sambil ngeloyor pergi menuju kamarnya dilantai 2.
Gak bisa.emang lu kira gue pembokat lu==jawab Oik yang lagi-lagi tak mau kalah.yang juga menuju kamarnya dilantai 2.dan mendahului langkah Cakka.
Eh,,denger ya sompret,kita bagi jadwal buat beresin nirumah yang segede istana==tambah Oik yang lari menuju kamar barunya.

-----------------------------àkamar OIKß-----------------------------------
Oik terkejut saat kamar barunya dicat dengan warna pink dan mebelnya pun serba pink.



Waaaaaaa…baguuuuuus==Oik jingkrak-jingkrak karna dibuatkan sebuah kamar impiannya.
Mama sama papa gak jahat-jahat amat sama aku,,hahah…buktinya ? aku dikasih kamar impian akuu..hahah==oik masih jingkrak-jingkrak gajelas.
  Sedangkan Cakka yang hendak menuju kamarnya mendengar suara luapan kesenangan Oik dari balik pintu.Cakka lantas membuka pintunya dan terlihat Oik lagi nari-nari gakjelas yang tangannya kaya bebek terus jalan maju-mundur gitu *kebayang gak ??*
Heh..kampret !! ==seru Cakka dari balik pintu
Oik langsung menghentikan tariannya dan berbalik setelah mendengar si sompret manggil namanya.
Oik tersenyum kikuk…
Eh ? heheh..ngapain lu disitu..gak ketok pintu dulu pula !==marah Oik untuk menutupi rasa malunya.
Malu lu ? ==Tanya Cakka dingin.
Nggak..==tegas Oik..langsung menutup pintu dan mengusir Cakka dari kamarnya.

-----------------------àkamar Cakkaß--------------------------------
Tak beda dengan Oik,cakka juga terkejut dengan kamar barunya yang semuanya serba ungu.yaaa…walaupun gak semuanya ungu.Cakka memang suka warna ungu,tapi kamarnya terlihat seperti kamar perempuan dimatanya.



Bundaaaaaaaaaaaaaaaa==teriak Cakka karena terkejut dengan kamar barunya.
Oik langsung menuju kamar Cakka dan nyelonong masuk.
Eh,kampret..lu kira ini hutan teriak seenaknya ?==marah Oik pada Cakka
Eh..diemya lu,,gue lagi emosi nih..==jawab Cakka yang masih menahan emosinya.
Kenapa si lu ?==Tanya Oik pada Cakka
Lu gak liat ? nikamar cewek banget ?==Tanya Cakka pada Oik.
Oik mengedarkan pandangannya pada kamar Cakka.lalu tersenyum…
Yeeey…bagus gini juga..mau tukeran ?==tawar Oik.
Tukeran ? OGAH…apalagi kamar lu,,pink semua.dikiranya gue kemayu nanti.==jawab Cakka.
Ya udah..terima aja yang ada==Oik meninggalkan Cakka

-----------------àmalamnya di lantai 1ß-------------------------
Oik sedang asik menonton film drama asia favoritnya.Oik sedang tersedu-sedu karena melihat acting pemainnya yang membawa Oik pada alur cerita.tak lama kemudian Cakka langsung duduk disebelah Oik.
Cengeng lu==komentar Cakka yang melihat Oik tersedu.
Berisik==jawab Oik dengan suara parau karena sedang menangis.
Dengan seenak jidat,tanpa permisi tanpa aba-aba.Cakka mematikan DVD yang sedang diputar Oik.Sontak Oik bengong sebentar lalu menengok kesebalahnya.Aura devil menggeliat didepan matanya.
Cakka kampreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet==teriak Oik yang membuat Cakka langsung ngacir,karena merasakan aura devil juga.
  Oik mengejar Cakka mengelilingi kursi ruang TV disitu dan akhirnya si Oik kepentok sama kaki kursi,Oik menarik bagian belakang baju Cakka dan menariknya dengan maksud agar ia tak terjatuh.Tapi,alhasil Cakka ikut kebawa-bawa jatuh.dan posisinya…Oik tertindih badan Cakka dan jarak wajah mereka sangat dekat.Untuk sementara ,mereka terbawa suasana.sejenak,mata mereka saling bertatapan dan mereka menemukan kenyamanan disana.Tapi mungkin karena gengsinya,Oik langsung ngomel-ngomel.padahal dia gak bisa bohongin hatinya kalau ada getaran-getaran dihatinya saat bersama Cakka yang ia sendiri tak tahu.begitupun dengan Cakka,ia merasakan kenyamanan kalau dekat dengan Oik.Beda kalau dekat dengan Acha,kalau ia dekat dengan acha dia merasa sebagai laki-laki yang amat mujur karna bisa mendapatkan gadis yang sangat diincar oleh semua laki-laki disekolahnya.Acha memang primadona disekolah.

Eh kampret..berat tau ==oik memulai aksi marah-marahnya dan membuyarkan lamunan Cakka.
Eh ? heheh ==Cakka tersipu malu karena baru menyadari posisi mereka seoerti itu.Langsung saja Cakka bangkit.
Bantuin gue…!==Oik merengek dan mengulurkan tangannya.
Bangun aja sendiri ! ==jawab Cakka cuek dan nyelonong kedapur.
Sialan lu…dasar kampret !! ==caci Oik yang berusaha bangun sendiri.
Eh,kampret.gue udah buat jadwal buat beres2 ni rumah ! == cerocos Oik yang kembali menyalakan DVD yang tadi dimatikan Cakka.
Terserah..==jawab Cakka yang lagi ribet mau masak.kebetulan memang Dapur dan ruang TV tak terlalu jauh dan hanya terhalang Oleh meja makan.
Oik menghampiri Cakka kedapur.

Sekalian masakin buat gue ya ! ==perintah Oik seenaknya ketika lagi liat Cakka masak.
Ogah deh ==jawab Cakka yang *masih ribet dengan peralatan dapur.
Masak apaan sih ? ribet amat ? ==Oik mensejajari posisi Cakka
Keliatannya ?==Tanya Cakka balik
Nasi goreng ?? == tebak Oik
Hah ? emang bisa lu ? ==remeh Oik pada Cakka
Tibang gini doang sih,,,,gak bisa gue ==celetuk cakka enteng
Jiaaaaah…kampret lu.kirain gue lu jago masak..==Oik meninggalkan Cakka kembali ke ruang TV.
Eh..sompret..bantuin nih ! ==suruh Cakka seenaknya
Gue gak bisa masak..==Oik tetap berjalan meninggalkan Cakka sendirian.
Cakka menyerah,karna dia sama sekali gak bisa masak-memasak.
Cakka menyusul Oik kembali ke TV room.Mereka duduk bersebelahan *penting gak ?
Mau makan apa gue,kalo calon istri gue kaya lo ?==komentar Cakka yang sudah berada disebelah Oik
Eh ? calon istri ?ngarep ! ==jawab Oik jutek
Idih,,siapa juga yang ngarep.orang kita udah di takdirin buat jadi suami istri ! ==bela Cakka tak mau kalah
Ya udah si,banyak resto ini ! kalo mau makan tinggal beli ..==jawab Oik mencoba focus pada DVD yang ditontonnya
Pemborosan namanya..==jawab Cakka bijak
Elo yang cari duit ini,,gue tinggal minta-minta aja..==jawab Oik tetap cuek.
Enak di elu gak enak di gue itu sih..==jawab Cakka yang mulai tak sabar.
Berisik ah,,gak liat gue lagi nonton ?? ==focus pada film.
Heuuh..sompret..==jawab Cakka yang sudah kesal dan beranjak dari kursi menuju kamarnya.dan lagi-lagi kembali mematikan DVD yang sedang diputar Oik.
Cakkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa==jerit Oik yang jengkel dengan tingkah Cakka
Si Cakka buru-buru ngibrit ke lantai 2.masuk kamar dan ngunci pintu.
-------------------------àmorning @house Caikß-----------------------------
Dug..dug…dug..
Dug…dug…dug
Cakka mengetuk pintu kamar Oik tanpa ampun.Cakka sedang berusaha membangunkan Oik karena waktu sudah menunjukan pukul 6.30…bisa-bisa terlambat masuk kalau jam segini belum siap apa-apa.karena jarak rumah baru mereka cukup jauh dengan sekolahnya.
Sompreeeeeet ..banguuun woy,,udah siang nih..==teriak Cakka dari balik pintu.
Berisiiiiiiiiik==jawab Oik yang menyamai teriakan Cakka.tapi masih asik di alam mimpinya.
Eh somprett…kalo dalam 5 menit lu blum siap..gue gak segan2 buat ninggalin lo ya….==ancam Cakka
Pergiiiii ==jawab Oik masih betah dengan bantal,guling dan selimutnya.
Yaudah..==jawab Cakka meninggalkan Oik.dan langsung capsus ke sekolah…

5 menit kemudian…..
Perlahan-lahan Oik terbangun dari tidurnya dan mengerjap-ngerjapkan mata melihat sekeliling ruangan.dan pandangannya terpaku pada jam yang menempel didinding kamarnya..jam 6.35…
 Tanpa ba-bi-bu..Oik langsung menuju kamar mandi..berganti pakaian,menyiapkan jadwal pelajaran.Langsung menuju lantai 1,dengan menjinjing sepatunya.

Hah ? Cakka mana ? ==Oik celingukan mencari sosok yang dicarinya…
Jangan bilang ?? ==Oik masih bengong dan mengingat-ngingat ancaman Cakka tadi…
Ah,,dasar kampret,tega ya dia ninggalin gue..araggggh..==Oik kesal dan langsung menghambur keluar pagar mencari taksi.
  Orang tua mereka hanya memberikan fasilitas yaitu,rumah+perabotannya,mobil,sepeda,,,sedangkan motor ?? orang tuanya sengaja tak membelikan motor karena Oik tak bisa kena angina sedikit saja.Kalau Oik sampe masuk angin,dia akan jatuh sakit.Tak logis memang,tapi itu demi kebaikan mereka berdua,untuk menjalankan misi keluarga Nuraga dan Ramadlani.

------------------------------à SMA Caikers ß-------------------------------
Waktu menunjukan pukul 7.15 ketika Oik menginjakan kakinya didepan gerbang SMA Caikers.Tapi anehnya,Oik bisa dengan mudah masuk ke dalam halaman Sekolahnya tanpa ada guru piket dan satpam yang menghalangi.Oik merasa dirinya hari ini lagi mujur karena gak ketangkep basah sama guru piket dan satpam.
Tiba-tiba sebuah suara menahan Oik.
Hey..kamu ! ==seru suara itu..
Dengan kikuk,Oik menoleh kebelakangnya…berdiri seorang ibu guru dan seorang satpam.
Bu..bu Oki ? hehe..selamat pagi bu ?? ==Oik berbasa-basi.
Siang ! == jawab bu Oki ketus.

  Konsekuensi untuk anak yang kesiangan adalah menunggu sampai jam pelajaran pertama dan kedua selesai.Tak hanya itu,mereka harus mencabuti rumput,menyapu halaman sekolah sampai waktu yang telah ditentukan.Tak terkecuali dengan Oik,gadis itu langsung menyambar sapu yang telah tersedia diruang peralatan sekolah dan langsung melaksanakan kewajibannya.Tak peduli Oik belum makan apapun dari tadi malam,dia harus membersihkan halaman sekolah.
   Cakka,Oik,Acha dan Dayat memang satu sekolah.Tapi Cakka dan Acha sudah kelas 12,sedangkan Oik dan Dayat baru kelas 11.
   Terik matahari pagi itu sangat menyengat kulit.Membuat anak-anak enggan untuk bermain dilapangan pada jam pelajaran kosong seperti biasanya.Sehingga sedikit keberuntungan untuk Oik karna tak malu dengan tatapan anak-anak yang melecehkan akibat ulah kesiangannya.
   Oik menyapu halaman dengan lambat karena merasakan perutnya yang perih.selain dari akibat tak makan,Oik juga memang mempunyai maag ringan.Sekali saja dia lupa makan maka maag nya akan kambuh.Benar saja,cuaca yang cukup menyengat ditambah Oik belum sarapan atau tepatnya belum makan dari tadi malam langsung merasakan perutnya seperti diremas,perih.

--------------------------------à UKS room ß------------------------------------
Oik tersadar ketika sudah kurang lebih setengah jam berbaring di UKS.Pak satpam menemukan Oik tergeletak dipinggir sapunya di halaman.Satpam langsung menelpon kerumahnya orang tua Oik,dan orang tua Oik menitipkan pesan supaya Cakka menjaga Oik.Satpam sekolah langsung menuju kelas Cakka ditengah jam pelajaran.Memanggil Cakka untuk menemani Oik di UKS.

Udah sadar lo ? == ucap Cakka santai yang tengah duduk di kursi yang disediakan di sudut ruangan.
Keliatannya ? == jawab Oik lemah
Kalo punya penyakit jangan teledor makanya.nyusahin orang aja sih ! ==Cakka malahmenyeramahi Oik yang masih terlihat lemas.
Tuh,makan roti lo ! ==perintah Cakka menunjuk Roti dan teh hangat yang sudah disediakan dipinggir ranjang.
Gue gak doyan roti ! ==jawab Oik yang memang tak terlalu suka makan roti
Ahelah..ribet amat hidup lo ! == Cakka beranjak dari kursinya dan mengambil roti,menyobek bungkusannya,,dan menjejelkan roti pada mulut Oik.
Nih..makan ! ==perintah Cakka so’ sangar.
Gak mau ! ==Oik membekap mulutnya.
Cepet ! ntar bonyok lu marah-marah sama gue karna nyangka gue gak merhatiin lo ! == cerocos Cakka
Emang lu gak perhatian kali…==jawab Oik cuek
Udah deh..makan cepet ! ==Cakka berhasil menjejelkan roti pada Oik…
Oik hampir muntah karena memang dasarnya dia tak menyukai roti isi itu. Segera ia mengambil teh hangat dan meneguknya.
Udah !cukup gue udah makan kan ? == rengek Oik
Lagi ! nih == Cakka mau menjejelkan kembali roti yang ada ditangannya..tapi keburu tangan seseorang menahannya.
Kalo dianya gak suka jangan dipaksa dong ! == perintah suara itu
Dayat….. == Oik seolah menyapa malaikat penolongnya.
Kamu emang belum makan ya honey ? == Tanya Dayat lembut menghampiri Oik.
Iya,baney..aku gak dikasih makan tuh sama dia == tunjuk oik pada Cakka layaknya anak kecil.
Dia ? == Dayat kaget kenapa oik bilang seperti itu pada lelaki yang tak begitu ia kenal.
Eh ? nggak-nggak..bukan dia,,maksud aku mama ku baney..==Oik gelagapan,keceplosan karena ia tak ingin anak-anak disekolahnya tau kalo dia dan Cakka udah dijodohkan.apalagi sang pujaan hati nya.
Oik benar-benar tak ingin Dayat meninggalkannya karena masalah perjodohan itu.bisa dibilang Oik sangat menyayangi Dayat,ya walaupun hubungan mereka baru genap 1 bulan.

Jangan lupa makan tuh roti ! ==perintah terakhir Cakka sebelum meninggalkan ruang UKS.
Bawel ! == komentar Oik
Dayat memandang kepergian Cakka dengan penuh tanda tanya ???..ada apa diantara mereka ? padahal sebelumnya mereka tak saling kenal.kalaupun Cakka hanya menemani Oik di UKS kenapa dia begitu perhatian pada kekasihnya itu ? kenapa juga tadi Oik seakan sudah begitu dekat dengan Cakka dan menyalahkan Cakka perihal makan ?semua pertanyaan itu terukir begitu saja dibenak Dayat.

------------------------------àpulang sekolahß-----------------------------------
Sayang..anterin aku pulang yaaaa..==rengek Acha pada Cakka ketika sedang berada di parkiran.
Niatnya sih Cakka mau nungguin Oik,buat pulang bareng.
Tapi sayang,…==belum selesai Cakka mengucapkan kalimatnya,
Ya udah kalo gitu aku ikut pulang kerumah kamu..! == jawab Acha langsung masuk kedalam mobil kekursi depan.
Oh my god == rutuk Cakka dalam hati.
Cakka hanya bisa pasrah dan langsung menghambur ke dalam kemudi.
  Sedangkan Oik ? setelah 5 menit Cakka keluar dari pintu gerbang,Oik sampai diparkiran buat pulang bareng Cakka.Tapi naas,hari ini hari sialnya.Tak ada Cakka disana,mobil mereka pun sudah tak terparkir disana.

Shittt,,si cakka mana sih ? masa dia ninggalin gue ? lagi ? == rutuk Oik menerawang parkiran yang cukup luas.
Aduuh,mana mau ujan lagi ? == Oik memandang langit yang pekat,yang sebentar lagi akan menjatuhkan air hujan.
Memang cuaca akhir-akhir ini tak terduga..bisa saja pagi hari terlihat cerah,tapi tiba-tiba sore hari akan menjadi hitam pekat.
Benar-benar hari sial Oik,Dayat sudah pulang duluan,Cakka meninggalkannya,sekolah sudah cukup sepi,gak ada orang yang Oik kenal diantara sisa siswa disitu,langit sudah tak kuat menahan bendungan uap-uap air,taksi semuanya penuh.
Etsss…..ada Taksi.dari kejauhan Oik melihat taksi yang kosong,tapi taksinya sudah tua,dan sepertinya mesinnya juga kurang bagus,tapi apa boleh buat,Oik terpaksa menyetop taksi itu.Dan segera masuk kedalamnya,ke kursi penumpang dibelakang.Benar saja,baru saja taksi berjalan,hujan sudah turun dengan deras.Oik sedikit lega,karena 100Meter lagi dia sampai tujuan.Untunglah taksinya tak berhenti ditengah jalan,ditengah hujan yang sangat deras.
  Baru saja Oik merasa ada sedikit keberuntungan untuknya,tiba-tiba saja taksinya berhenti,ditengah hujan yang deras.Sedangkan jarak rumahnya masih 100 Meter lagi didepan.Karena supir taksi tak menyanggupi bahwa mesinnya bisa hidup kembali dalam waktu singkat,Oik pun memtuskan untuk jalan kaki ditengah hujan yang begitu deras.Tak peduli dengan sakit kepala yang selalu ia derita setiap kali hujan-hujanan.Ia melangkah gontai menembus derasnya hujan.

---------------------------------àhouse Caikß------------------------------------
Sayang,ko kamu pindah kerumah ini ? == Tanya Acha ketika mereka sudah sampai dirumah caik.
Yaa,,mau gimana lagi.bunda sama ayah yang suruh… ==jawab Cakka sambil menyodorkan secangkir teh hangat.
Kamu tinggal sendiri dirumah segede ini apa gak kesepian ? == Tanya acha menyeruput teh yang cakka berikan.
Aku gak sendiri..==jawab Cakka enteng yang sedang mengawasi situasi diluar lewat balik jendela di ruang tamu.
Uhukk..==acha keselek …
Terus ? sama siapa ? == jawab Acha tak sabar dan menaruh cangkirnya di meja.
  Ketika itu,ada sesosok gadis yang Cakka kenal memasuki gerbang rumahnya.Gadis itu Oik.Dia sudah basah kuyup dengan seragamnya,Oik melingkarkan tangannya pada badannya untuk mendapatkan sedikit kehangatan.Namun tak berarti,gadis itu tetap saja kedinginan.
  Cakka langsung menghambur keluar menghampiri Oik.Tapi sepertinya Oik terlanjur kesal dengan Cakka.Ketika Cakka menghampirinya di teras,Oik malah langsung masuk tanpa sepatah kata yang keluar dari mulutnya.
   Ketika diruang tamu,Oik menjadi semakin jengkel dengan keadaannya karena melihat Acha yang sedang menyeruput tehnya.Oik mempercepat langkahnya setengah berlari menuju lantai 2,itupun dengan susah payah karena tenaganya hamper habis,akibat cuaca diluar yang membuat kekebalan tubuhnya menurun.sedangkan acha hanya bisa melongo kenapa bisa ada sesosok perempuan yang nyelonong masuk tanpa ada orang yang mencegahnya.apa mungkin ? Cakka tinggal dirumah ini bersama dia ? pikir Acha dalam hati.
  Dalam pikiran Oik.Dia terus berfikir,kenapa Cakka sampai tega meninggalkan dirinya.calon istrinya sendiri,dan malah mengajak Acha pulang kerumahnya.Apa Cakka memang tidak tahu ? kalau seorang Oik takut pulang sendiri,Bahwa seorang Oik kekebalan tubuhnya bisa sangat menurun kalau terkena angin luar sedikit saja,kalau seorang Oik mudah sakit,kalau seorang Oik terkadang suka sensitive dengan orang-orang disekitarnya ?? Apa sebegitu tak pentingnya dia dimata Cakka ? tak terasa buliran air mata mengalir dari sudut matanya.

Hah ? si Oik kenapa ?==Cakka masih melongo diteras sambil menatap punggung Oik yang sudah tak terlihat.
Jangan-jangan ? dia marah ??== Cakka langsung menyusul Oik.
  Diruang tamu Acha sudah berkacang pinggang layaknya bos yang menagih uang setoran pada anak buah nya dengan tampang meminta penjelasan.

Jadi ? kamu tinggal disini sama cewek tadi ? berdua doang ? == Tanya Acha tak sabar
Hah ? eh ? aduuh… I..iya == jawab Cakka gelagapan.menggaruk kepalanya yang tak gatal.
Nuraga ! kamu hutang penjelasan sama aku..==ucap Acha meninggalkan rumah caik.tentu saja hujan masih deras.
Acha mencari taksi untuk pulang kerumahnya,berharap Cakka mengejarnya.tapi nihil,Cakka malah naik kelantai 2,kekamar Oik.Acha semakin kesal saja dengan perlakuan Cakka itu,padahal 2 bulan ini mereka jalani dengan penuh kasih,Acha dan Cakka baru 2 bulan merajut tali kasihnya.

-------------------------------kamar Oik------------------------------------------
Tanpa mengganti bajunya yang basah,Oik langsung merebahkan diri di kasurnya.Oik merasa tak enak badan.Benar saja,air hujan yang mengenai embun-embun kepalanya dan juga seluruh tubuhnya membuat kekebalan tubuhnya menurun alias sakit.
Cakka mengetuk pintu,tapi tak juga mendapat gubrisan dari Oik.Karena merasa ada yang tak beres,Cakka menerobos masuk.Oik tergeletak lemah diatas kasur pink-nya.
Cakka mendekati Oik,meletakkan tangannya diatas kening Oik.Panas ! suhu tubuh Oik sangat tinggi,37’c .
Cakka panic,apa yang harus dia lakukan ? kalau menelpon kedua orangtuanya pasti akan panjang urusannya.mereka pasti akan menuduh Cakka lalai menjaga Oik ? *ya memang kenyataannya begitu.Tapi Cakka tak sengaja meninggalkan Oik disekolah,dia juga tak tahu kalau Oik mudah sakit.



Hal yang pertama yang harus dia lakukan adalah mengganti baju Oik yang basah! Hey ? tapi siapa yang akan menggantikannya ? tak mungkin kalau Cakka.Cakka mencari orang diluar,kebetulan hujan sudah mulai reda dan hanya menyisakan sedikit gerimis.Cakka memberanikan diri pergi kerumah sebelah dan meminta bantuan.
Setelah pakaian Oik kering.Cakka bersusah payah membuatka Oik bubur.Dengan telaten,Cakka membuat bubur.Meskipun dia tak bisa sama sekali dalam urusan masak-memasak,tapi dia harus berusaha demi Oik !
Demi Oik ?
Kalau dipikir-pikir ? kenapa juga Cakka sepanik dan sekhawatir itu pada Oik ? kenapa juga dia mau bersusah payah pergi kedapur membuat bubur ? begitu batin Cakka berbicara.
Apa mungkin ? bunga-bunga asmara sudah mulai tumbuh dihati Cakka ? atau ini hanya sebatas kemanusiaan saja ? entahlah..Cakka juga tak begitu tahu persis apa yang ia rasakan.

Oik sadar ketika Cakka lagi mainin iphone-nya di kursi pojok kamar.Ketika Oik mengumpulkan nyawa,pandangannya berhenti pada baju yang dipakainya,dia kaget,seragam yang basah kuyup yang tadi dipakainya,berubah menjadi baju tidur berwarna pink favoritnya.Oik terlonjak dan langsung merubah posisinya menjadi duduk bersandar pada kepala ranjang dan menatap penuh curiga Cakka.

Eh ? udah bangun lo ? == ucap Cakka berhenti memainkan iphonenya dan mendekati Oik untuk mengecek suhu tubuh gadis itu.Tapi naas,Tangan Cakka langsung ditepis Oik sebelum mendarat di keningnya.
Lu apain gue ? == Tanya Oik menunduk mengamati bajunya.
Oooh.kalo masalah baju,lo jangan khawatir.Bukan gue yang gantiin baju lo.nyante aja kali Ik.==jelas Cakka jujur
Terus siapa ? == Tanya Oik curiga
Tuh,tetangga sebelah.Takut amat lu sama gue ? gue kan calon Suami lo,gapapa kali kalo gue liat badan lo == cerocos cakka sembarangan.
Eh ? biarpun lo calon suami gue.kan masih calon,belum ada ikatan apa-apa == jawab Oik lemah,karena memang kesehatannya belum benar-benar pulih.
Yaudah lah,badan lemes gitu mau adu bacot sama gue.makan dulu tuh ! == Cakka menunjuk bubur+susu sapi putih dengan dagunya.
Gak nafsu ! == jawab Oik memalingkan mukanya.
Bandel ya lo ! == Cakka mengambil mangkuk bubur dan menyuapi Oik.

Baru beberapa sendok,Oik sudah tak mau memakan buburnya lagi.
Pait ! == komentar Oik setelah menelan bubur yang terakhir.
Cakka mencicipi bubur buatannya,tapi sama sekali tak ada rasanya alias hambar.
Bubur gak ada rasanya gini lu bilang pait ! == jawab Cakka meletakkan kembali mangkuk bubur pada tempatnya.

Cakka keluar menyimpan mangkuk bubur kedapur.
Lalu Oik mengambil HPnya dan menelpon Dayat.

Tuuuuut..tuuuuut…tuuuut..lama tak ada jawaban.

Hallo ==seorang perempuan mengangkat telpon
Hallo…Dayat ? == jawab Oik memastikan no telpon yang dipanggilnya tak salah
Eh,,maaf ya mbak..Dayat-nya lagi di toilet == jawab suara diseberang sana
Ini siapa ? == Tanya Oik
Aku ? ceweknya dayat.emang ini siapa ? == jawab suara diseberang sana
 Tuuuuuut…tuuut..tuttt == Oik mematikan panggilannya.
Lalu menggenggam HPnya erat.

Ceweknya ? siapa ? Dayat selingkuh ? apa aku yang selingkuhannya ? astaga… Aku harus minta penjelasan Dayat besok ! tekad Oik dalam hati.

----------------------------------àbesoknyaß-------------------------------------
Lo mau sekolah Ik ? == Tanya Cakka ketika Oik sedang memakai sepatu di lantai bawah
Keliatannya ? masa iya gue pake seragam pergi kepasar ? == jawab Oik masih ribet sama sepatunya
Lo kan masih sakit OOOOOOik == jawab Cakka gemas
Liat aja tuh,muka lo pucat pasi kaya mayat idup gitu == cibir Cakka berdiri tepat didepan Oik.
Biarin sih..yuk cabut == Oik berdiri menuju garasi
Hah ? yuk ? == jawab Cakka bingung
Ooooh,,lo gak mau berangkat bareng ? == Oik membalikan Badannya
OK…fine ! gue bisa naik taksi == tantang Oik.
Eeh,,,eh…tunggu == Cakka mencegat Oik dan berdiri didepannya
Bisa dibunuh bonyok kalo gue nelantarin lu…ayo ! == Cakka menarik tangan Oik menuju garasi.
Oik hanya tersenyum dan menurut….

---------------------------------àSMA CAIKß-----------------------------------
Gue anter lo ke kelas == Cakka membuka pembicaraan ketika mobil mereka telah terparkir di parkiran sekolah.
Karena sejak perjalanan dari rumah ke sekolah mereka hanya diam.Oik yang memang lagi gak mode buat ngomong panjang lebar dan juga males ngomong dengan alasan lagi sakit gak ngomong sedikitpun,Cakka memang tak akan bicara banyak kalau tak ada yang mengajaknya bicara.
Oik hanya mengangguk membalas tawaran Cakka.
Tumben ? == batin Cakka

Ketika Oik dan Cakka hamper sampai di kelas Oik,Oik melihat Dayat,,,mesra-mesraan didepan kelas 10-2,karena memang kelas Oik harus melewati deretan kelas-kelas 10.Oik mempercepat langkahnya,walaupun tau kondisinya sekarang sedang lemah,Oik tetap memaksakannya untuk meminta penjelasan pada sang kekasih “Dayat”.Cakka yang menyadari Oik mempercepat langkahnya,bertanya.

Cepet-cepet amat sih jalannya == tegur Cakka mensejajari langkah Oik.
Cakka melihat ada yang beda dengan raut wajah Oik.
Sedangkan yang ditegur tak menjawab dan semakin mempercepat langkahnya.

Sayang,kemaren ada yang nelpon kamu gitu waktu kita jalan.cewek ! == adu Cewek yang sedang bersama Dayat.
Hah ? massa ? siapa ? == Tanya Dayat dengan nada bicara cukup panic
Di phonebook nya sih OIK ?? == jawab sang cewek sambil terus-terusan memainkan jari-jari tangan Dayat.
Eamang..? Oik-oik itu siapa sih ? == Tanya ceweknya lagi
Oooh,,dia temen sekelas == jawab Dayat enteng
Tak sadar,Kalau Oik sudah berada disebelahnya.
Bener Cuma temen ? == Tanya si ceweknya lagi..
Iyaaa,,Zahra sayang…==gemas Dayat mengacak-ngacak rambut Zahra.

Sayang ? == serobot Oik yang tak terima dirinya hanya dianggap “teman” oleh Dayat,Yang memang tak sesuai kenyataan.

Mendengar suara yang cukup dikenalinya dia langsung menengok kesebelahnya,dan langsung melepaskan tangan Zahra darinya karena melihat yang punya nama ‘OIK’ telah sejak tadi berada disebelahnya.
Eh ? O..o..oik ? == jawab Dayat kaku
Kenapa ? == jawab Oik yang matanya sudah berkaca-kaca
Ik,denger penjelasan aku dulu..==mohon Dayat pada Oik
Udah jelas..jelas semuanya ! == jawab Oik lemah pada Dayat
Akhirnya air mata itu jatuh membasahi pipinya Oik.Air mata kekecewaan,penghianatan,dan kepercayaan yang telah diingkari oleh kekasihnya.   
Oik-pun berlari menjauhi dua sejoli yang ada dihadapannya.
Cakka yang sejak tadi melihat adegan itu tak bisa berbuat banyak.

Berengsek lu ! == Tunjuk Cakka tepat pada wajah Dayat dan berlalu mengejar Oik.    

Tak ada usaha dari Dayat untuk mengejar Oik,karena memang dia tak benar-benar menyayangi Oik.

Oik terus mempercepat langkahnya sambil terus mengusap butiran air mata yang jatuh dipipinya.Oik tak meuju kelasnya,tapi dia berbelok menuju belakang sekolah.Cakka mengejar Oik.
Pertahanan Oik ambruk,dan semuanya gelap !

---------------------------------àhouse CAIKß----------------------------------       
Cakka membawa Oik pulang karena keadaan Oik yang tak memungkinkan.Cakka sengaja tak memberitahu orangtuanya karena takut mereka khawatir.Cakka hanya memanggil Dokter Duta,dokter keluarga ke rumahnya untuk memeriksa keadaan Oik.Kata Dokter Duta,Oik harus banyak istirahat,tidak boleh stress,makan yang teratur,de-es-be de-es-be…JANGAN LUPA MINUM OBAT yang pasti !

Setelah beberapa saat,Oik sadar dari pingsannya.Teringat akan kejadian tadi di sekolah,Oik lagi-lagi mencucurkan air mata.Ketika Cakka masuk dia langsung menghibur Oik.
Hey,,kenapa nangis ? == Tanya Cakka lembut
------* == Oik masih mengendalikan air matanya agar tak tumpah
Kalo lo masih mikirin cowok itu,berarti lo terus-terusan nyiksa diri lo sendiri Ik == ucap Cakka bijak
Lo gak pantes mikirin cowok kaya dia.belum tentu juga dia mikirin lo disini.==ucap Cakka lembut tapi tajam
Oik mulai berhenti menangis dan menjawab semua perkataan Cakka.
Gue rela dia sama cewek lain asalkan dia bahagia.tapi yang gue gak terima,dia Cuma nganggep gue temen sekelasnya.Gue mikir,apa selama ini gue segitu gak berartinya sampe-sampe dia ngomong gitu.itu bikin gue down banget Kka == Oik tersenyum paksa kearah Cakka.
Cakka membelai pipi Oik lembut.Mentransferkan energi-energi positif yang ada padanya untuk membuat Oik kuat.
Gue gak apa-apa kka,gue Cuma gak terima aja cinta pertama gue harus berakhir kaya gini == Oik seakan mengerti apa yang ada dalam pikiran Cakka dan Oik menggenggam tangan Cakka yang menyentuh pipinya.
Cakka semakin tak tega melihat Oik seperti ini,Oik yang ada dihadapannya bukan lagi Oik yang suka banyak omong dan gak mau kalah.Tapi sisi lain dari Oik,yang rapuh dan mencoba untuk kuat dihadapan orang lain.Refleks,Cakka memeluk Oik,entah kenapa Oik pun membalas pelukan Cakka dan dia lagi-lagi menangis untuk kesekian kalinya di pundak Cakka.

Kamu harus janji,ini terakhir kalinya kamu nangis buat cowok kaya dia.Kamu gak pantes nangisin dia Ik == hibur Cakka pada Oik
Upsss ? kamu ?
Aku gak janji kka ==Jawabnya sembari sesenggukan
Masih banyak cowok diluar sana yang lebih baik dari dia,kamu harus inget itu.==hibur Cakka lagi.                                                                                        


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komen apa yang ingin kamu komen yaa ! apapun !